Nukilan Kata dari @PemuisiAkwa.
Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik,namun lebih kepada menerima kenyataan bahwa KAMU ADALAH KAMU.Jadi dirimu sendiri.@PemuisiAkwa
Jangan cabar jiwaku..Ku gelisah ia menjentik nuranimu...
Jangan ganti diriku,kurisau ia menyatu...
Jangan ambil jasadku,ku taku kekejaman ini bisa membunuhmu
Dalam keobsesan..Aku tumbang dan tandus di bumi khatulistuwa..Hanya meratap dalam coretan puisi.
Bukanlah kesabaran jika masih mempunyai batas,dan bukanlah keikhlasan jika masih merasakan sakit.@PemuisiAkwa
Dalam aku kesendirian,
Terbius dalam sepi,
Meratap kelam tanpa erti,
Lupakan lakaran puisi tentang kita,
Baitnya akan lenyap seiring masa,
Kata maaf takkan ada,
Disini diriku pergi,
Tinggalkan kisah menjerat rasa kita,
Aku akan pergi...
Seperti diminta oleh takdir,
Dan..
Aku meratap diri,
Yang hampir sirna,
Ditelan noda yang kita cipta.
@cicie41
@PemuisiAkwa
@PenaKematuSepiMilikTuhan
Puisi:LUKISAN TAK BERWAJAH
Wajah melankolik dilitupi,
Sejuta amarah yang tak terhapus
Dengan satu bicara kosong
Dari Si insan penuh hasad...
Tak sedar lukisan tak berwajah ini
Semakin penuh bara api
Yang mengalir di nadi
Wajah Si Insan tak berwajah.
@PemuisiAkwa
Tua itu tentang usia,dewasa itu karakter.Semua orang pasti tua,tetapi tidak semua orang memiliki karakter yang dewasa.@PemuisiAkwa
Senandungkan syair berdawai asmara...
Irama kudendang sepenih jiwa...
Dimana saja izinkan ku mengingatnya..
Memeluk hatiku dengan mesra..
Peniuh kasih dan sayang senantiasa
Kau puisiku...
@Cicie41
@PemuisiAKwa
@PenaKematuSepiMilikTuhan
Pada dasarnya,pandangan menilik hati kerana arah mata atau cara memandang menggambarkan isi hati...@PemuisiAkwa
The power of imagination makes us infinite.@Cicie41
https://www.instagram.com/p/CCj0f2tnWKa/
https://www.instagram.com/p/CBQUti3/
https://www.instagram.com/p/B-oRiY9Hca2/HRg-/
https://www.instagram.com/p/B-6NZKAn-o8/
https://www.instagram.com/p/B-6NF6WHKSQ/
https://www.instagram.com/aksaracslegacy/
https://youtube.com/channel/UCvJwM3BU_ns0ejAQvT8iEsA









Tiada ulasan:
Catat Ulasan